Tabrak Trotoar, Truk CPO Terguling di Jalan Trans Kalimantan Depan Taman RTH Kasongan

Foto: Sebuah truk CPO terguling(JaminViral,blogger.com)
 
JAMINVIRAL, Kasongan - Sebuah truk CPO (crude palm oil) terguling di Jalan Trans Kalimantan tepatnya depan Taman RTH-DR Kasongan atau sekitar depan pintu gerbang masuk Kantor Bupati Katingan, Jumat dini hari tadi, 2 Agustus 2024.

Dari informasi yang diperoleh, truk tersebut mengalami kecelakaan tunggal dengan menabrak trotoar tengah jalan arah Palangkaraya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kecelakaan ini, namun mengakibatkan tumpahan minyak sawit yang di sekitar tempat kejadian perkara atau TKP.

Pengendara yang melintasi ruas jalan tersebut menjadi terganggu, dengan sebagian besar terpaksa melewati lajur kanan arah Palangkaraya untuk menghindari tumpahan minyak sawit tersebut.

"Kejadian truk CPO yang menabrak trotoar depan Taman RTH-DR Kasongan itu  sekitar jam tiga dinihari tadi kebetulan saya melintas dan kemudian membantu arus lalulintas agar pengendara lain tidak mengalami kecekaan, sebab posisi truk terguling di tengah jalan lajur kiri arah Palangkaraya, sehingga jalan menjadi sempit," kata Draja, salah seorang warga Kasongan.

Menurutnya, sekitar pukul 04.30 WIB tadi pihak BPBD Katingan dan anggota Satlantas Polres Katingan tiba di lokasi untuk proses pembersihan minyak dan evakuasi truk serta penyalinan CPO.

Kepala BPBD Kabupaten Katingan, Markus membenarkan pihaknya mengerahkan armada untuk proses pembersihan tumpahan CPO tersebut.

Markus mengimbau kepada pengguna jalan di sekitar TKP agar senantiasa waspada. Pasalnya, tumpahan minyak CPO mengakibatkan ruas jalan menjadi licin. Hingga berita ini di publish, anggota BPBD Katingan masih melakikan permbersihan jalan akibat tumpahan CPO tersebut. (ABDUL GOFUR/j)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Banjir Bandang Terjang Desa Sibalago dan Desa Sienjo, Satu Warga Tewas

Korean Air Terjun Bebas 8 Km dalam 15 Menit, Ada 13 Penumpang Mengalami Cidera

Dua Mobil 'Laga kambing' di Bangka, Bayi 2 Bulan Tewas